Bagaimana “Google search” bekerja ?

Sebagai generasi milenial tentunya kata google sangat familier bagi kita. tapi apakah kita sudah tau apa itu google ? Menurut Wikipedia bahasa indonesia Google Search (atau Google Web Search) adalah mesin pencari web yang dimiliki Google Inc. Google Search adalah mesin pencari yang paling banyak digunakan di dunia maya. Sekian ratus juta kueri dimasukkan setiap harinya oleh para peselancar web melalui berbagai macam layanan yang disediakan.

Semua mesin pencari pada dasarnya bekerja dengan cara yang sama, yaitu ketika orang ingin menemukan sesuatu, kemudian memasukkan kata atau kalimat yang disebut permintaan pencarian, mesin pencari akan menampilkan daftar hasil pencarian yang paling relevan untuk membantu pencari menemukan apa yang mereka cari. Namun secara teknis, bagaimana mesin pencari memilah-milah seluruh Internet begitu cepat, dan memilih hasil yang Anda lihat di halaman? Secara umum cara kerja setiap mesin pencari dibagi ke dalam 3 tahapan

Crawling

Crawling adalah proses google dalam mencari tahu halaman apa yang ada di internet. Tidak ada registry pusat dari semua halaman, jadi Google harus menelusuri halaman baru secara terus-menerus dan menambahkannya ke daftar halaman yang dikenal.

Tahap ini search engine (google) menjelajahi trilliunan halaman dan dokumen yang ada pada world wide web (WWW). Search engine selalu memulai penelusuran data-data dari website yang paling terpercaya dan berkualitas tinggi.

Beberapa halaman/website sudah dikenal karena telah di-crawl Google sebelumnya. Halaman lain ditemukan ketika Google mengikuti link dari halaman yang dikenal ke halaman baru. Selain itu, halaman lain ditemukan ketika pemilik situs mengirimkan daftar halaman untuk di-craw oleh google. Sehingga bentuknya menjadi seperti jaring laba-laba yang bercabang kemana-mana. Oleh karena itu disebut world wide web. Yang menelusuri website-website untuk mencari dokumen dinamakan spider atau crawler. Crawler menjelajahi world wide web dengan menelusuri semua link dalam satu website ke page lain atau ke website lain dan datanya dimasukkan ke dalam index.

Indexing (pengindeksan)

Indexing atau pengindeksan adalah proses dimana google mencoba memahami berbagai elemen yang ada di halaman setelah halaman tersebut di temukan.

Dokumen dan halaman yang telah ditelusuri pada proses crawling akan dimasukkan ke dalam list database milik search engine. Mesin pencari menggunakan indeks ini sebagai sumber informasi yang ditampilkan pada laman hasil penelusuran. Namun, tidak semunya ditemukan dan dimuat oleh bot ke dalam indeks mesin pencari. Dokumen yang relevan akan dipilih dari database tersebut. Setiap ada orang mencari sesuatu di search engine, hanya data dari website yang ada di index search engine tersebutlah yang akan ditampilkan sebagai search result nanti. Tapi nyatanya ada ratusan ribu, bahkan jutaan dokumen & data yang dapat dibilang relevan dalam index ini. Cara kerjanya adalah dengan melakukan ranking.

Rangking

Penentuan peringkat/rangking pada mesin pencari memiliki sistem tersendiri dan bersifat rahasia.

Saat pengguna mengetik kueri, Google mencoba menemukan jawaban yang paling relevan dari indeksnya berdasarkan banyak faktor. Google mencoba menentukan jawaban dengan kualitas tertinggi, dan memperhitungkan pertimbangan lain yang akan memberikan pengalaman pengguna terbaik dan jawaban yang paling tepat, dengan mempertimbangkan hal-hal seperti lokasi, bahasa, dan perangkat pengguna (desktop atau ponsel). Misalnya, jawaban untuk penelusuran “bengkel perbaikan sepeda” bagi pengguna di Paris akan berbeda dengan jawaban bagi pengguna di Hong Kong. Google tidak menerima pembayaran untuk memberi peringkat halaman lebih tinggi, dan pemberian peringkat dilakukan secara terprogram.

Itulah tiga tahapan kerja google search. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan teman-teman semua.Terimakasih sudah berkunjung ^^

2 thoughts on “Bagaimana “Google search” bekerja ?

Leave a reply to vinaoktovianti Cancel reply